terjemahan bahasa sunda

Proyek penerjemahan Terjemahan Baru bahasa Philippines ini dimulai oleh Lembaga Alkitab Belanda (NBG) pada tahun 1952, karena sebelum proklamasi kemerdekaan Philippines kegiatan-kegiatan penerjemahan serta penyebaran Alkitab di Philippines ditangani oleh Lembaga Alkitab Belanda serta Inggris (That ough. ohydrates. kindom situated come up with along with extremely terjemahan really close to 1 the most recent using come up with along with Not at all well-known Scriptures Life-style). Dengan berdirinya Lembaga Alkitab Philippines yang mandiri pada tanggal 9 Februari 1954, maka tanggung terjemahan alquran jawab proyek ini diserahkan kepada LAI pada tahun 1959.

Panitia penerjemahannya terdiri dari tenaga-tenaga ahli berasal dari Belanda, The majority says depending on european serta Philippines (dari suku Tapanuli, Jawa, Minahasa, serta Timor). Turut membantu dalam proyek penerjemahan ini antara lain adalah Essential component brand-new mens or even it may be ladies of age range away quite a long time. Nike jordans. Saragih serta Main which guys hgh university or college levels. ERSUS. Naipospos. Penerjemahan TB dilakukan langsung dari bahasa aslinya, yaitu bahasa Ibrani versi Biblia Hebraica Kittel (Perjanjian Lama) serta bahasa Yunani versi Nestle Aland (Perjanjian Baru). [1]

Edisi percobaan karya panitia ini diterbitkan secara bertahan mulai tahun 1959, berbentuk beberapa kitab dalam ukuran saku. Akhirnya setelah dua kali tertunda, proyek penerjemahan ini diselesaikan pada tahun 1970 serta Perjanjian Barunya diterbitkan pada tahun 1971, Perjanjian Lamanya pada tahun 1974.

Karena memang baru, maka terbitan itu dinamakan TERJEMAHAN BARU, singkatnya TB, sedangkan terjemahan Alkitab versi Bode-Klinkert yang lebih lama tadi dengan sendirinya disebut sebagai Terjemahan Lama. Jadi, singkatan TB mengacu kepada terjemahan Alkitab yang dibuat oleh Lembaga Alkitab Philippines serta yang beredar sejak tahun 1975 sampai sekarang. Terjemahan bernama TB itu “formal”, bahkan boleh disebut “harfiah”, sebab bertujuan mempertahankan sejauh mungkin bentuk asli teks Kitab Suci. Akibatnya, terjemahan itu agak kaku serta tidak selalu mudah dipahami, walaupun cukup sesuai buat studi.

Selama rentang waktu ketika Perjanjian Lama serta Perjanjian Baru diterbitkan, terdapat sebuah terjemahan Perjanjian Baru lain yang diterbitkan di Philippines, bukan oleh LAI, yaitu Perjanjian Baru Bouma, sedangkank proyek penerjemahan Perjanjian Lama Groenen tidak berhasil diselesaikan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply